• Uncategorized
  • 0

Bikin Komputer bebas virus,trojan,kerusakan windows dan data

Selain menggunakan software pengamanan seperti firewall,Antivirus,dll ada cara yang mengclaim dapat membebaskan komputer 100% dari virus. Pake hardware, bentuknya seperti slot card yang dipasang di PCI namanya alat RECOVERY CARD. DI workshop hacking dan security peserta diminta meneksploitasi sistem windows sampai registry2 yang sifatnya merusak namun semua sia2 ketika komputer berhasil terecovery lagi. Banyak yang beranggapan klo pake deep Frezze, padahal alat ini yang membuat segala bisa dilakukan.

bentuknya kurang lebih seperti ini
[img]http://www.eavyexpress.com/images/hd0016.jpg[/img]

harga sekitar 100 ribuan tapi g tahu tuch beli dimana
Selain perlindungan terhadap virus,trojan,kerusakan windows juga dapat memperbaiki data yang sudah terformat dan terhapus tanpa membuang banyak waktu. Cukup restart atau shutdown dan komputer akan kembali ke kondisi semula dalam hitungan detik. Selama virus diciptkan dengan software dan antivirus diciptakan dengan software juga maka tidak akan pernah berhenti makanya solusi penangkal dengan hardware bisa menjawab itu.
Kelebihan utama Recovery Card :
1. Sama sekali tidak membebani kinerja Windows dan performa komputer karena kerjanya
sebelum sistem operasi Wi ndows (l evel hardware).
2. Mengembalikan kehilangan data 100% tanpa waktu tunda.
3. Mendukung sist em operasi Windows (Vist a)
4. Tidak bisa di-hack atau di-crack karena alat ini kerja dulu sebelum sistem operasi di loading.
5. Password aman karena mengenali semua karakter yang ada di keyboard.
6. Dapat memproteksi BIOS
7. Restorasi data atau sistem adapat dilakukan secara otomatis atau manual berdasarkan waktu
sampai 255 hari.
8. Mendukung sist em maint enance lewat jaringan (L AN).
9. Windows bebas blue screen dan kehilangan data.
10. Komputer sudah tidak perlu di maintenance.
11. Mendukung semua jenis, merk da n kapasitas harddisk.
12. USB Recovery Card bisa digunakan di komputer desktop maupun laptop.

Cara kerja Recovery Card

Pada saa t komputer sudah terinst all Recovery Card space (kapasit as file) yang diperlukan untuk installasi driver Cuma sebesar 0,05 % dari kapasitas total harddsik yang ada di komputer, angka tersebut jelas sangat kecil space yang diperlukan dibandingkan dengan program sistem recovery Windows sebesar 200 MB atau lebih kecil antara 10 – 20 % dibandingkan dengan sistem
recovery proteksi program lainnya.

Ketika pengguna komputer melakukan perubahan pada suatu file kemudian menyimpan semua perubahan file itu pada harddsik maka semuanya tampak biasa dan normal saja, selanjutnya apabila file tersebut dibuka lagi maka perubahan tersebut tetap ada dan normal saja. Dimana Recovery Card akan selalu mengingat segala perubahan file t ersebut. Jika fil e X1 dimodifikasi dibawah mode proteksi, ma ka recovery card akan menjaga
file X1 dari perubahan kemudian akan menyimpan semua peruba han yang terjadi pada file X1. Pada saat file X2 dijalankan maka segala sesuatunya kan berjalan normal tetapi pada saat file X1 dijalankan lagi maka Recovery Card mengambil copy dari file X1 yang t elah dimodifikasi
sehingga file asli dari file X1 seperti tersembunyi dan tak tersentuh sama sekali.

Kesimpulannya Recovery Card hanya membuat copy-an dari bagian tambahan file asli yang telah dimodifikasi. Sebagai contoh apabila file X1 telah dimodifikasi dengan tambahan data sebesar 5 % dari kapasitas file aslinya maka Recovery Card hanya membuat copy data 5 % tambahan hasil modifikasi dari file tersebut sehingga sebesar file 5 % itulah yang akan di swap atau ditulis ke space harddisk yang kosong

Hal-hal ya ng perlu dila kukan sebelum installasi Recovery Card :
• Cek setting paramet er harddisk di BIOS tidak salah, karena Recovery Card hanya mendukung proteksi satu fisik harddisk saja.
•Pastikan setting untuk cek virus dari BIOS di non-a ktifkan
•Jika BIOS mempunya i fa silitas “LAN SETUP FIRST” atau menu sejenisnya, settinglah ke pilihan ENABLE.
•Pastikan komputer yang akan diinstall dengan Recovery Card sudah 100% bebas virus
terlebih dulu.
•Sebaiknya komputer dilakukan proses maintenance dulu, misalnya dilakukan proses Disk Cleanup, ScandiskdanDefragment agar performa Windows dan kinerja komputer dalam kondisi maksimal sebelum diinstall Recovery Ca rd. Karena kondisi yang paling akhir itulah yang akan diambil serta diprot eksi oleh Recovery Card selamanya.
•Sebaiknya di non-aktifkan program untuk memonitor akt ifitas virus secara real-time serta program untuk sistem recovery lainnya seperti Norton Ghost,Deep Freeze, dan lain-lain.
•Disarankan untuk menyimpan hasil Virtual Memory (swap file) pada partisi harddisk yang tidak terproteksi
•Disarankan juga untuk menyimpan temporary Internet Files dari Internet Explorer kepartisi yang tidak terproteksi

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *