• Uncategorized
  • 0

Mengenal web hosting dan domain teknologi dibalik sebuah website

Tentu kita sudah g asing lagi dengan yang namanya website. namun sebagian dari kita mungkin tidak tahu apa saja dibalik sebuah website sehingga bisa menampilkan halaman maupun fitur-fitur lainnya. Secara umum untuk membuat sebuah website diperlukan perangkat hardware dan software yang memadai.

Cara Kerja website
Jaringan internet sebenarnya tidaklah berbeda dengan jaringan lokal biasa dimana antara PC saling terhubung. Perbedaanya terletak pada jangkauan yang lebih luas. Sebuah website bisa diakses apabila data-data dari website itu tersambung ke sebuah komputer yang terhubung internet. Dari komputer itulah data dapat diakses oleh pengguna komputer lainya. Komputer tersebut biasanya dikenal dengan istilah web server lokasinya ada pada sebuah data center. Data center sendiri biasanya berupa sebuah tempat yang berisi banyak sekali komputer server yang semuanya terhubung ke sebuah jaringan internet. Di indonesia ada 2 jalur yang digunakan IIX dan jaringan internasional.

Perangkat yang dibutuhkan
Perangkat yang dibutuhkan berupa hardware dan software bila dirinci akan ada banyak sekali perangkat yang dibutuhkan.
1. Web server
Berupa sebuah komputer yang memang dikhususkan untuk menjalankan aplikasi server walaupun ada juga yang menggunakan komputer dekstop biasa namun tentunya kapasitasnya tidak sebesar komputer yang memang dikhususkan untuk server. Istihal web server biasanya dikenal sebagai hosting yaitu tempat dimana data-data website disimpan dan diakaes.
2. Jaringan internet
bandwith internet yang dimiliki harusnya besar dan yang lebih diperhatikan adalah uploadnya bukan downloadnya biasanya rasio upload dan download 1:1 semakin besar bandwith akan semakin banyak web yang bisa ditanamkan pada sebuah server.
3. Aplikasi
untuk membuat website di dalam server harus terintall sebuah operating system biasanya menggunakna OS khusus server dan berbasis open source seperti linux. Sedangkan aplikasi standarnya biasanya terdiri dari:
– HTTPD
biasanya disebuh APACHE Server yaitu sebuah applikasi yang mengolah data-data website aplikasi ini adalah aplikasi inti dan pokok yang harus ada pada setiap webserver
– SQL Server
aplikasi yang banyak digunakan biasanya adalah MYSQL. Fungsi aplikasi ini adalah untuk mengolah database dan menghubungkanya dengan data html
– PHP
Aplikasi ini adalah aplikasi yang mengolah bahasa PHP agar dapat digunakan pada sebuah webserver
– FTP
File trasfer protocol fungsinya adalah sebagai jalur untuk memasukan dan mengambil file
– Mail server
berfungsi untuk mengirmin maupun mengelola email

selain aplikasi diatas masih banyak lagi aplikasi yang ada disebuah webserver. Untuk memudahkan penggunaan dibuatlah sebuah control panel yang di dalam sudah terintegrasi semua aplikasi dan fitur-fitur yang ada. COntrol panel yang terkenal adalah cpanel yang penggunaanya mudah mestipun ada juga control panel yang open source

Jenis-jenis Webserver
sebuah webserver adalah berupa satu buah PC Server namun untuk menyewa PC server ini biayanya sangat mahal. Sehingga biaya ini dapat dibagi-bagi kepada banyak pengguna. Dari satu server dapat dibuat menjadi VPS,Reseller hosting, shared hosting,dsb, Selanjutnya akan dibahas fungsinya satu per satu.
1. Dedicated server
berupa sebuah server fisik yang ditempatkan di sebuah data center
2. VPS
VPS dapat dikatakan sebagai versi murahnya dari dedicated server. apabila kita menginginkan kebebasan akses namun penggunan Dedicated server dirasa terlalu mahal kita dapat menggunakan VPS. VPS merupakan sebuah virtual server jadi dari sebuah dedicated server dapat banyak diinstall virtual OS. Nah kita menggunakan Virtual OS ini dal diinstall berbagai aplikasi web server sehingga seolah-olah kita menggunakan dedicated server sendiri.
3. Reseller Hosting
Bisa dibilang turunan dari VPS. dari sebuah VPS dapat dibuat lagi menjadi reseller hosting yaitu satu buah akun client yang bisa membuat banyak akun untuk dijual kembali.
4. Shared hosting
adalah hosting yang tingkatan paling rendah. Shared hosting berasal dari VPS yang kemudian dibagi lagi bandwithnya ke reseller hosting dan dari situ dibagi lagi menjadi shared hosting. Sehingga kemampuanya terbatas dan biasanya aksesnya dibatasi

sampai situ dulu nanti dilanjutkan dengan domain server

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bitnami