• Uncategorized
  • 0

Inilah alasan banyak negara menginginkan akses data Blackberry

Banyak negara menginginkan RIM sebagai produsen pembuat blackberry untuk membuka akses datanya kepada pemerintah untuk keperluan penyelidikan. Kenapa pemerintah tidak bisa membaca data pelanggan blackberry?? padahal akses data blackberry terhubung ke jaringan operator?? ada baiknya melihat bagaimana sistem kerja jaringan blackberry.

Sejatinya blackberry merupakan sebuah smartphone yang terintegrasi dengan layanan data. Semua layanan data seperti browsing,chatting,dsb diatur oleh RIM sebagai produsen blackberry. Jadi untuk menggunakan blackberry secara maksimal pelanggan harus membayar biaya layanan BB setiap bulannya. Jika tidak maka blackberry hanya akan menjadi HP biasa. Mengapa demikian karena akses data untuk browsing,chatting,dsb tidak bisa digunakan karena tidak terkoneksi ke jaringan RIM.

Akses data blackberry memang dapat dilakukan oleh semua operator yang memiliki kerjasama dengan RIM. Operator hanya betindak sebagai penghubung handset blackberry dengan RIM server. Gambaran sederhananya operator hanya menyediakan jalan untuk menuju server blackberry dalam hal ini adalah jaringan GPRS/3G dari operator yang digunakan. Jaringan ini digunakan bersama-sama dengan pengguna non blackberry namun yang membedakan adalah Access Point yang digunakan. Pengguna blackberry akan terhubung ke server RIM terlebih dahulu untuk bisa menggunakan layananya. Dengan kata lain seluruh akses browsing,chatting,dsb dilakukan oleh server RIM bukan server dari operator. Sedangkan pengguna non blackberry terhubung ke server operator bukan server RIM walaupun sama-sama menggunakan jaringan GPRS/3G yang sama.

Server RIM ini hanya bisa diakses oleh handset blackberry tentu saja yang sudah berlangganan paket sehingga ponsel merek lain tidak akan bisa terhubung ke jaringan RIM. Ponsel lain bisa menggunakan blackberry apabila RIM membuka akses servernya meskipun SIM Card yang dipakai berlangganan paket BB sekalipun.

Jika sama-sama menggunakan jaringan operator mengapa operator tidak bisa membaca datanya??? bukankah data tersebut terekam di jaringan operator???

Data memang terbaca dan terekam oleh operator namun sayangnya data tersebut berupa data yang terenkripsi. Walaupun dapat ditangkap namun data tersebut perlu “diterjemahkan” dahulu untuk mengetahui isinya. Analoginya adalah kita mengirim surat di dalam sebuah kotak yang terkunci. Surat itu sama-sama dikirim oleh tukang pos yang sama dengan surat lainnya. Namun apakah surat tersebut dapat diketahui isinya??? surat tersebut hanya bisa diketahui isinya apabila tukang pos memiliki kunci untuk membuka kotak tersebut.

RIM menerapkan enkripsi yaitu sebuah metode pengacakan data untuk melindungi data yang dikirim. Antara ponsel dan server RIM yang saling terhubung memiliki kode pengacakan yang sama dan berbeda-beda untuk tiap ponsel. Data yang dikirim dari server RIM ke ponsel dan sebaliknya, hanya bisa dibaca oleh server RIM dan ponsel yang dituju dan sebaliknya.

Contoh:

Ketika pengguna A mengirim pesan kepada pengguna B, sebelum pesan dikirim pesan tersebut diacak dahulu dengan kode pengacakan pengguna A, lalu dikirim ke server RIM. Oleh server RIM data tersebut diterjemahkan menggunakan kode pengacakan pengguna A lalu diacak lagi menggunakan kode pengacak yang dimiliki pengguna B. Setelah diacak data tersebut dikirim ke pengguna B dan oleh pengguna B data tersebut diterjemahkan sehingga bisa dibaca oleh user.

Dengan metode enkripsi tersebut maka data yang lewat dalam jaringan operator adalah data yang terkunci. Operator harus memiliki kode pembuka untuk membaca data tersebut. Inilah mengapa operator tidak dapat menyadap data pengguna blackberry.

RIM menggunakan metode ini untuk alasan keamanan dan privacy data pelangganannya. Segala bentuk penyalahgunaan user tidak dapat terdeteksi oleh pemerintah. Untuk itulah pemerintah di banyak negara menginginkan akses kunci tersebut atau setidaknya pihak RIM memberikan rekamann data yang berkaitan dengan tindakan hukum. Dengan adanya akses ini maka proses penyelidikan sebuah perkara yang melibatkan pengguna blackberry dapat dilakukan lebih transparan.

Satu hal yang menurut saya aneh, alasan tersebut dijadikan pemerintah indonesia untuk mendesak RIM membangun servernya di indonesia. Padahal cukup hanya diberi akses membaca data saja, tidak perlu sampai membuat data centernya di indonesia. RIM pastinya akan berpikir 1000x membangun data center di indonesia. Banyak hal yang perlu dipikirkan dalam membangun datacenter salah satu yang terpenting adalah terjaminnya keamanan dari datacenter tersebut.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bitnami