• Uncategorized
  • 1

Motorola Defy Nyaman di genggaman

Beberapa hari yang lalu saya baru saja membeli smartphone android motorla DEFY. Sebenarnya tidak ada rencana untuk membeli Smartphone ini namun karena HP lama saya LG Optimus One sudah hampir habis garansinya maka diputuskan untuk menggantinya. LG Optimus one saya terakhir mengalami error dalam membaca Micro-SD namun dengan sedikit upaya akhirnya berhasil normal kembali padahal sebelumnya saya mengira terjadi fault di hardwarenya. Garansi yang tinggal 1 bulan menjadi pertimbangan saya untuk mengganti LG Optimus One ini.

Sebenarnya saya sudah ada rencana untuk membeli Samsung Galaxy W namun saya menunggu harga turun. Spesifikasi dan fiturnya cukup bagus namun menurut saya masih overprice, mengingat material bahanya yang semuanya terbuat dari plastik. Melihat lapak teman yang menjual motorola Defy saya jadi tertarik serta bingung. Di tengah kebingungan mencari referensi muncul pilihan baru di range harga 2,5 – 3 jt yaitu Sony Ericsson Xperia Neo dan SE Xperia Neo V. Keduanya hanya beda di kamera, Xperia Neo dengan 8MP dan Neo V dengan 5MP. Saat itu pertimbangan smartphone saya adalah CPU diatas 600, RAM 512, Camera 5MP auto focus dengan flash light dan layar minimal 3,5″.

Pertimbangan saya membatalkan membeli Galaxy W karena ร‚ย harga overprice dan bahanya yang plastik. Saya sempat mencoba dummynya dan menurut saya kurang nyaman di gengaman dan bahanya terkesan mudah rusak. SE Xperia Neo dan Neo V tidak jadi saya ambil mengingat kualitas material bodynya yang lebih tipis dan samsung Galaxy W. Selain itu memory internalnya sangat kecil hanya 320MB berbeda dengan Galaxy W dan Defy yang sudah 2GB ROM. Memory internal yang kecil sangat berpengaruh pada banyak aplikasi yang diinstall dan responsif perpindahan aplikasi. Memang bisa diakali dengan menginstall dengan SD Card external berkecepatan tinggi (Class 10) namun tetap saya tidak smooth apabila aplikasi di install pada ROM memory.

Motorola Defy yang saya beli bukan brand new tetapi 2nd dengan garansi yang masih cukup panjang. kondisinya masih bagus dan satu hal yang membuat saya memutuskan untuk membeli adalah nyaman saat saya genggam. Material bodynya terkesan solid dan kokoh. Ya jelas saya karena motorola Defy merupakan salah satu smartphone outdoor. DEFY tahan terhadap air dan debu tapi tentu saja tidak serta merta diterapkan pada semua kondisi. Sertifikasi Defy tahan terhadap air pada kedalam 1 meter jadi tidak untuk dimasukan ke dasar kolam renang hehehehe.

Pertimbangan saya memilih Defy tentu karena harganya yang lebih murah under 2,5jt dengan fitur yang relatif sama hanya minus camera depan. Saya tidak terlalu membutuhkan kamera depan sehingga tidak menjadi alasan mendasar. Keunggulan Motorola Defy sudah mengadopsi LCD Gorilla Glass yang membuat LCD tahan terhadap goresan dan benturan ringan. Bisa dikatakan anda tidak membutuhkan Screen Guard lagi ๐Ÿ˜€

CPU Defy bisa di overclock sampe 1 Ghz tanpa error. Kebetulan saya dapet yang Red Lens, dengan sedikit modifikasi hasil jepretan kamera bisa sekulitas camera HD 720 dan bisa merekam video dengan resolusi 720P. Smartphone ini akan saya gunakan sampai smartphone spek dual core prosesor, Camera HD, micro HDMI harganya terjangkau. Paling tidak sampai Galaxy W harganya dibawah 2,5jt ๐Ÿ˜€

sekian bagi yang ingin membeli motorola Defy saya katakan worth to buy smartphone kokoh dengan fitur yang tidak ketinggalan

You may also like...

1 Response

  1. widyantara says:

    Harga berapaan itu mas ?
    kira kira kalo sekarang berapa harga ya ?
    menarik banget sepertinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *