Xiaomi smartphone spying your data and how about google?

Udah lama banget ini blog kagak keurus, mumpung lagi pengen nulis kali ini saya akan coba ngeluarin unek-unek soal hebohnya ponsel xiaomi yang dituduh sebagai mata-mata. Bener nggak sih?

actually when you use android, google is spying you… yup nggak terbantahkan. Semua data yang disimpan (Sync) ke layanan google digunakan untuk advertise. Inbox email, contact, history browsing, dll digunakan googling untuk mengetahui siapa diri anda.

mungkin kita berpikir ah gpp data-data gue juga g penting kok. Bukan rahasia negara kok. Pemikiran seperti ini menunjukkan kalau anda tidak peduli dengan data-data pribadi anda. Semua kebiasan anda, film favorite, musik favorite, hoby google bisa tahu kok. Terus buat apa sih data itu? seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa data itu digunakan targer advertise (iklan).

Misalnya anda suka otomotif otomatis anda akan sering mengakses situs2 yang berhubungan dengan otomotif. Nah ini google grouping atau memasukkan data kamu ke dalam list otomotif. Perusahaan otomotif yang beriklan di google nggak usah capek2 nyebarin iklanya ke semua orang, cukup ke orang-orang yang suka otomotif. Thats it, anda dijual sama google ya walaupun kompensasinya anda pakai layanan google gratis.

Anyway back to Xiaomi. Kalau kita lihat xiaomi ini cukup fenomenal dan ditengah persaingan ketat dengan vendor lain wajar saja issue ini dihembuskan. Mengingat US parno banget sama cina dan xiaomi yang dari cina tentu jadi sasaran empuk. Dengan dalih ada traffic ke server cina dari ponsel Xiaomi. Ya jelas aja ada traffic ke sana soalnya server xiaomi khan di sana. kalau google ya ke US, icloud ya ke US. Hanya karena data-nya di simpan di server cina semua jadi curiga.

Xiaomi tentu saja tidak mau tinggal diam dengan tunduhan ini. Mereka langsung memindahkan servernya ke singapore, pakai amazon. Dengan pindahnya server ini tentunya sulit bagi pihak cina mendapatkan data.

Pindah server apakah sekarang data kita aman nggak dipakai pemerintah cina?? belum tentu bisa saja mereka bikin mirror dari server singapore ke server cina ya jadinya sama aja hahahah

Ngomongin masalah ini sebenarnya nggak akan selesai2. kalau mau data kita aman ya pakai server sendiri. Mahal? nggak kok kalau tahu caranya. Modal server gratisan dari amazon dan aplikasi open source kita bisa bikin sendiri cloud storage yang servernya tentu cuma kita yang bisa akses.

Terus kalau nggak mau bikin sendiri gmn? cara paling gampang adalah gembok aja datanya di dalam server-nya. Analogi simplenya kita masukin file2 kita ke dalam komper yang dikunci rapat dan kuncinya kita pegang. Jadi walaupun servernya ada di Cina dan bisa dicopy tapi tetep aja nggak bisa dibuka.

Soal teknik ini akan saya bahas di lain kesempatan

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bitnami