Review Xiaomi Bluetooth Headset

Well, udah lama pengen beli headset Bluetooth tapi baru kesampain beberapa minggu lalu belinya. Awal pengen beli karena report juga pakai headset kabel kalau HP lagi di charge.
Langsung aj masuk ke reviewnya. Headset ini saya beli cukup murah sekitar 200rb-an dengan garansi distributor 3 bulan. Barang yang masuk ke Indonesia sepertinya belum ada yang resmi karena nggak ada di Mi.com. Buku petunjukknya pun berbahasa cina, ya wajar saja karena headset ini dijual di cina. Unboxingnya cukup simple, berisi headset, kabel charger, buku petunjuk dan 3 earbud dengan ukuran yang berbeda. Packingnya compact dan aman.
Satu yang cukup mengesalkan adalah native bahasanya cina. Pada saat pairing nama headset menggunakan Bahasa cina dan suara notif ketika pairing juga dengan Bahasa cina. Proses pairing sangat cepat dan tidak ada kendala saat terkoneksi ke smartphone non Xiaomi. Saya menggunakan Asus Zenfone 2 sebagai smartphonenya.
Buat saya earbudnya kurang begitu nyaman. Sudah coba semua ukuran earbud tetap saja tidak ada yang bener-bener pas di telinga. Untungnya model pengunci headsetnya cukup nyaman dan nggak bikin headset gampang jatuh walaupun nggak terlalu ngepas ke lubang telinga. Berat headset bisa dibilang pas tidak terlalu berat dan tidak terlalu ringan. Dipakai sambil jalan nggak bikin berat ditelinga dan bentuknya juga tidak menganggu.
Kualitas suara yang dihasilkan dari headset terdengar jelas dan hampir tanpa noise. Kualitas mic cukup bagus dengan volume suara sedang layaknya orang ngobrol biasa, lawan bicara dapat mendengar dengan jelas tetapi memang sudut arah headset perlu diarahkan agar suara terdengar jelas oleh lawan bicara. Satu yang agak kurang nyaman adalah tidak adanya tombol pada headset untuk mengatur volume. Praktis pengaturan suara hanya bisa dilakukan via smartphone.
Selanjutnya test voice command dengan Bluetooth headset. Pada Asus Zenfone 2 saya menggunakan Google Search untuk mengaktifkan voice command. Dengan perintah call dan fungs-fungi google search, voice dapat diterima dengan baik dan fungsi call bisa dilakukan. Untuk kekuatan batrenya saya gunakan selama kurang lebih 2-3 jam masih dapat berfungsi, sebelumnya saya tidak charge dulu dari pabrik langsung saya pakai.
Overal berikut kelebihan dan kekurangan Xiaomi Headset Bluetooth.
Kelebihan:
– Harga terjangkau
– Kompatible dengan hampir semua smartphone yang mempunyai Bluetooth
– Suara yang dihasilkan baik
– Mic terdengar jelas
– Battery awet tidak boros
Kelemahan:
– Buku manual Bahasa cina
– Native Bluetooth berbahasa cina
– Earbud kurang begitu pas di telinga namun pendapat ini subjektif

You may also like...

4 Responses

  1. Frinanta says:

    Gan pernah coba di hp xiomi hak? Aneh pakai di hp xiomi, tapi ada masalah saat ada panggilan , yang keluar bukan suara nada dering panggilan seperti suara khusus nada dering dari headsetnya apakah , Agam memiliki masalah yang sama?

    • Benidiktus Bina Kurniawan says:

      Belum pernah pakai di Xiaomi sih. Mungkin perlu disetting lagi supaya bunyi ringtone ke HP bukan ke headsetnya

  2. Dedy says:

    Saya pakai di hp xiomi, tp kok suaranya malah tidak jelas, keluar suara bising, dengung gitu… Kadang jelas, kadang dengung. Penyebabnya apa ya? Apa headset nya rusak? Atau perlu settingan lg?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Bitnami