• Uncategorized
  • 0

Kerentanan Micro SD pada Smartphone

Banyak di antara kita membutuhkan micro sd sebagai tambahan storage untuk smartphone. Saat ini harga micro sd sudah semakin murah. Kapasitats dan kecepatannya pun semakin bertambah. Penggunaanya yang praktis membuat banyak pengguna memanfaatkan micro sd sebagai storage tambahan. Tetapi tahukah anda bahwa menyimpan data di Micro SD tidak lah aman?

Security pada internal storage vs Micro SD

Ponsel android keluaran baru sudah tidak lagi menggunakan mode mass storage saat dibaca di PC/Laptop. Android versi kitkat ke atas menggunakan metode MTP (Media Transfer Protocol). Apa bedanya MTP dengan Mass Storage??

MTP merupakan protokol tambahan di android dimana pada saat di koneksikan dengan PC/Laptop maka akan dikenali seperti device baru. Pembacaan storage baik itu internal storage maupun Micro SD dibaca melalui OS Android. Sementara Mass Storage langsung membaca ke storage fisiknya tanpa lewat OS Android. Kelebihan MTP selain secure adalah storage masih bisa diakses secara bersamaan di PC maupun di smartphone sementara mass storage storage hanya bisa diakses di PC, tidak bisa bersamaan diakses.

Nah apa yang membuat MTP lebih secure? karena transfer data dikendalikan oleh android maka pada saat kondisi ponsel lock, ketika ponsel dihubungkan melalui USB ke PC tidak akan langsung dikenali. Device MTP akan dikenali setelah lock screen dibuka. Jadi ketika ponsel tergeletak dengan kondisi terkunci data di dalam ponsel kita tetap aman. Bila ada orang yang menghubungkan ke PC/Laptop tanpa sepengetahuan anda maka tidak akan bisa dibuka.

Lain cerita bila kita menyimpan data di micro sd. Sifat removable micro sd membuatnya rentan dibaca di device lain tanpa pengaman apapun. Bayangkan ketika ponsel sedang tergeletak dan dalam kondisi lock screen, Micro SD bisa dilepas dan diakses dengan PC/Laptop. Tanpa proteksi apapun data pada Micro SD sangat mudah diakses orang yang tidak bertanggung jawab.

Proteksi Micro SD dengan Fitur Encryption 

Sejak Android versi Lolipop 5.0, fitur disk encryption menjadi fitur standard di Android. Namun karena issue peforma banyak vendor Ponsel menonaktifkan encryption. Pada versi ini ada fitur untuk mengenkripsi micro sd dimana seluruh data dalam micro sd akan dienkripsi. Setelah dienkripsi data di micro sd tidak akan bisa dibuka tanpa ponsel. Ketika micro SD dilepas dan dibaca di PC maka tidak ada file yang terbaca karena sudah terenkripsi. Micr SD harus dibaca dengan mode MTP dan ponsel tidak dalam kondisi lock.

Cara ini bisa mengatasi kerentanan pada Micro SD dan untuk akses data di Micro SD pada ponsel juga tidak ada gangguan tetap seperti tidak dienkripsi. Membuka galery, file, dsb di android lancar tanpa harus melakukan dekripsi terlebih dahulu. Namun tentunya data di micro SD harus selalu dibackup karena jika ponsel rusak atau dilakukan reset factory data di micro SD masih ada backupnya. Ketika sudah memilih enkripsi maka ketika ponsel rusak atau dilakukan reset data di dalam micro SD tidak akan bisa di dekripsi lagi dan itu artinya data di dalamnya tidak bisa dibaca lagi. Satu-satunya cara hanyalah format micro sd tersebut.

Tidak banyak vendor mengaktifkan fitur enkripsi untuk micro sd. Mungkin fitur ini dianggap tidak terlalu penting padahal enkripsi micro sd menjadi keharusan bagi sebagian user yang mengutamakan privacy. Solusi lain adalah menggunakan aplikasi pihak ketiga seperti ES File Manager. App tersebut menawarkan fitur file enkripsi yang bisa dipilih sehingga tidak semua file di dalam micro sd diproteksi. Kelemahan cara ini adalah harus melakukan dekripsi dahulu jika akan digunakan di aplikasi lain

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *